Hai, it’s 2026 now. Wkwk last time I’m here was 2022. Wow 4 yearsss. 4 years not updating my life here and there are sooooo muchhhhh things happened that old me wouldn’t believe it wkwk. Hey 2026 Dian still exist, we are survived from “give up tomorrow, holdin’ on today” till we make it in 2026. Dian who was sat on the hospital waiting chair would be proud with disbelieve wkwk. Dian who was cried and hysterical screamed everyday, Dian who almost cut off her vena would be feel amazed with this sudden life changes. What happened to me till this day proves that Allah SWT truly exist with Allah’s best plan and I’m just a little human dust who know nothing about life, the universe and everything. Life is sooo dynamic. In every step of my life, I never ever everrrrr imagine even dreaming about being who I’m now. You know right now I’m a public servant in a law field. Sound so crazy for my science blood. On everything. Still remember how I fought with my friend back then on th...
Hai hari ini aku mau bahas mengenai inner-child atau luka batin. Well, inner-child ini sebenarnya hampir ada di semua orang baik sadar maupun tidak disadari. Tanpa kita sadari inner-child yang belum disembuhkan sangat mempengaruhi kehidupan kita, bagaimana kita bersikap, bagaimana menghadapi masalah, bagaimana hubungan kita dengan orang lain. Jadi apakah penting menyembuhkan inner-child? Menurutku sangat penting. Sama seperti ketika kita terluka, tentu perlu diobati karena jika dibiarkan begitu saja akan terjadi infeksi atau pembengkakan yang justru memberikan akibat yang lebih parah. Menurutku jadi berat bagi kita juga untuk menjalani kehidupan dan karena manusia adalah makhluk social yang berinteraksi dengan orang lain, inner-child yang belum disembuhkan sedikit banyak bisa melukai orang lain. Contoh kecilnya, bagaimana kita mendidik atau berperilaku kepada anak-anak. Orang yang belum sembuh dari inner-childnya cenderung untuk melampiaskan luka batinnya kepada anak tersebut...