Langsung ke konten utama

Postingan

AKU BERBEDA

   “anak orang miskin!”                 “gadis beasiswa!”                 “cewek salah alamat!”                 Begitulah cemoohon teman-temanku padaku,tunggu! Apa aku mengatakan ‘teman-temanku’? sungguh bodoh! Bukan tapi anak-anak itu. Aku tau mungkin aku telah salah memilih jalan untuk mengambil beasiswa itu. Mengambil beasiswa di sekolah elit, di sekolah anak-anak orang kaya, di sekolah orang-orang sombong. Awalnya, aku memikirkan bahwa aku hanya akan belajar di sana. Dan tidak akan kupedulikan segala macam kata-kata yang keluar dari mulut anak-anak itu. Tapi,nyatanya ? ternyata aku tidak bisa melakukannya. Telingaku sudah cukup panas mendengar itu setiap hari. Seperti kata orang-orang “kesabaran setiap orang ada batasnya” dan kesabaranku s...

Aku Minta Maaf Yaa!!

Berhubung besok umat muslim akan merayakan idul adha atau hari raya kurban dan tadi gak sempet minta maaf sama temen-temen di sekolah, jadi aku mau minta maaf lewat tulisan aja deh.. meskipun gak semua yang tersebutkan membacanya, paling tidak aku udah minta maaf nih ceritanya.. Untuk Andin, maaf aku kadang-kadang ngeselin dan gak jelas Untuk Ame’, maaf kalo aku pernah buat tanduk merah kamu keluar Untuk Awd, maaf aku kadang rese’ dan manggil kamu dengan nama “JAMUR”, bukan nama kamu. Tapi setelah ini kayaknya itu udah gak bisa berubah deh, maaf! :p dan maaf pernah cerewet banget mengenai smsmuh! (gak inget?? Alhamdulillah!!) Untuk Niar, maaf aku orangnya gaje banget dan gila banget. Aku harap kamu juga minta maaf sama aku, dosa kamu lebih banyak ke aku dari dosa aku ke kamu :D Untuk Eppi Kusuma, maaf aku orangnya gak jelas banget, suka bikin kamu kessel sendiri dan suka berdebat gaje sama kamu Untuk Herana, maaf aku rada-rada nyebelin dan gak bisa mengimbangi kerajina...

AJARI AKU! (puisi)

Dapatkah kau ajari aku sesuatu ? Sesuatu yang indah kata mereka, namun juga dapat memberimu tangis. Kata mereka, jika kau merasakannya jantungmu akan berpacu lebih cepat daripada biasanya Kata mereka, otakmu tak dapat lagi berfungsi dengan baik karenanya, Kata mereka, kau baru menyadari bahwa dunia menjadi begitu indah, karenanya. Perasaan itu, entahlah perasaan yang dinanti-nantikan mereka atau perasaan yang sekaligus mereka benci.. CINTA.. begitu mereka menyebutnya. Aku ingin tau, bagaimana perasaan itu,? Aku ingin tau, bagaimana mereka bisa mengatakan mereka sedang jatuh cinta? Bagaimana mereka tau perasaan itu adalah CINTA? Mungkinkah jika jantung sudah berpacu hebat, otakku dapat berfungsi dengan baik lagi, dunia serasa lebih indah, bersamanya.? Mungkinkah, aku sudah bisa dinamakan jatuh cinta. ? Ajari aku! Ajari aku tentang perasaan itu, tentang indahnya dan juga keburukannya, Benarkah jika terlalu tinggi dan terlalu dalam, jika terjatuh akan sa...

Puisi for my Friend Birthday!

SELAMAT ULANG TAHUN, KAWAN! Gang kecil itu kini sunyi, Kalong-kalong kota berarak mencari pohon buah Bulan penuh bersinar ragu membayangi bumi Semua kepala terlelap dalam hangatnya selimut Dinding besar itu terpajang jam besar penunjuk waktu 5 menit kemudian, ia akan berbunyi nyaring… Menit pertama… Kau sang pengacau,bibirmu tak hentinya bergerak sepanjang detik Kau terdengar seperti ibu-ibu di warung depan, berkeingin tahuan tinggi Tubuhmu tak hentinya meminta organ-organmu bergerak Suaramu yang berat tak pernah dapat menemukan tombol untuk menurunkan volumenya Mata yang setajam elang tak henti memandang yang tak seharusnya Lelaki pintar atau licikkah?? Selalu dapat memanfaatkan kesempatan Drama india sepanjang waktu tersaji di depan kami karenamu Tawa renyah membahana memenuhi sebangun kubus karenamu Kening berkerut, mata melotot, tangan dibawah rusuk, makian, dan bibir yang tak henti memanggil namamu terdengar setiap hari Menit kedua… Namun, ...

CINTA KETINGGALAN KERETA (cerpen)

CINTA KETINGGALAN KERETA Tak terdefinisikan Perasaan yang tak terdifinisikan Kereta melaju semakin cepat nan semakin jauh Meninggalkanku terpuruk di sini Sunyi senyap… tak ada siapa-siapa selain rel kereta ****                 Mentari memasuki celah-celah kamarku, menusuk kulit kuning langsatku tepat di wajahku.                 “hooaaamm” sinar mentari menggantikan alarm yang teronggok di depan kasur                 Pagi yang cerah untuk memulai hari baru, mengukir kenangan dalam sebuah buku tebal pemberian Tuhan. Kuayunkan kakiku menuju kamar mandi dan segera bersiap ke sekolah tercinta bertemu puluhan makhluk ciptaan Tuhan. Sebelumnya perkenalkan aku Diah. Aku kelas dua SMA dan Umurku 15 tahun, tidak, tahun ini akan 16 tahun. Tapi sebelum ta...