Aku tersenyum. Merasa hidupku lebih damai dan indah. Aku sekarang bahagia. Ayah ibuku tak pernah lagi berlaku buruk padaku. Mereka lebih menyayangiku. Teman-temanku selalu di sampingku. Darto? Ah hanya hubungan layaknya ikhwan dan akhwat sebagaimana seharusnya. Seperlunya saja. Rasanya semua terasa sudah cukup. The Story of Kintan End *** “dia yang minta dikuburkan di Makassar saja bu”ucap seorang wanita paruh bayah sambil terisak. Dia mengenakan pakaian serba hitam. “dia meninggal dalam keadaan damai. Wajahnya tersenyum”seorang nenek juga turut terisak hebat. “dia perempuan yang hebat”remaja lelaki menatap jenazah yang tertutup kain. “dia se...
"Don't forget to turn on the light"Albus D.