Langsung ke konten utama

PENCARIAN KELOMPOK BARU




                Masih ingat dengan kisah tragis si forgetful person? Kalo gak ingat tentulah kamu termasuk orang-orang di dalamnya (forgetful person). So, diriku ini suka dengan film-film barat dengan cerita menjalankan sebuah misi. Kurang lebih seperti itu. Menanyakan hubungannya? Tentu saja ada, karena semua hal di dunia ini yang diciptakan oleh manusia saling berhubungan. #Aseekk. Maaf!  Efek sebuah ruangan di sekolah. Jadi hubungannya adalah aku akan menjadi aktris bukan actor dalam film yang disutradari oleh malaikat dan syaitan, scenario luar biasa ciptaan Allah swt. dengan teman-temanku sebagai tokoh pendukung.
                Mari kita mulai saja filmnya. Film luar biasa ini, cukup kalian baca dan dengan ajaibanya akan terproyeksi (?) sendiri di otak atau imajinasi kalian. Sungguh hebat bukan main film ini. Segera rilis!
                Perilisan film!!!!!
                Aku akan berperan sebagai tokoh yang mendapat sebuah misi super rahasia. Hal ini tak boleh diketahui oleh guru-guru dan staf tata usaha bahkan kepala sekolah beserta perangkatnya tak lupa pak satpam dan ibu-ibu petugas di dapur dan mbak-mbak kantin bakhan anjing yang sering berada di sekolah pun tak boleh mengetahuinya. Karena diriku bisa dikatakan curang dan dikenakan denda tak ternilai harganya >> Malu. Selain daripada yang disebutkan di atas, misi ini juga tidak boleh diketahui oleh kalangan teman-temanku karena akan mengakibatkan hukum kesusilaan berlaku terutama teman bekas kelompokku yang tak menganggapku, tentu saja kelompok… tak perlulah kusebut namanya cukup dengan #KodeKeras (dibaca: Hastag Kode Keras. Panduan bagi mereka yang tidak alay) mereka identik dengan salam Pak Presiden waktu kampanye. Apabila Misi ini diketahui oleh orang-orang di atas, maka akan berakibat sangat fatal. Lebih parah dibandingkan penderita diabetes mellitus yang mengonsumsi seember besar teh pekat. Lebih parah dibanding menggunakan sapu tangan penderita HIV/AIDS. Karena kebocoran misi dapat menyebabkan Rasa Malu sepanjang hayat.
                Langkah pertama menjalankan misi, membuat daftar sasaran kelompok. Dengan rumus, kelompok satu sudah tidak memungkinkan, kelompok dua dengan tega membuat semua masalah ini, kelompok tiga lebih tega lagi telah membunuh harapan seorang siswi untuk menyandang gelar anggota kelompok 3, target selanjutnya kelompok 4 dan 5.
                Langkah kedua, menganalisa setiap anggota kelompok 4 dan kelompok 5. Mencoba mencari keberadaan musuh. Apabila musuh berada di salah satu kelompok 4/5 maka keputusan dengan jelas menyatakan bahwa aku akan mencoba masuk ke kelompok 5/4. Namun, musuh dideteksi dua orang berada di kelompok 1 , dua orang berada di kelompok 2 dan dua orang berada di kelompok 3. Singkatnya, masing-masing dua orang berada di kelompok 1, kelompok 2 dan kelompok 3 (kenapa tadi gak langsung bagian ini aja ya?). Pencarian musuh ini bertujuan untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti keadaan kikuk, tidak bisa beradaptasi dengan baik, saling sindir, saling lempar tatapan maut, saling menatap dengan ekor (sudut) mata, saling cekcok atau kemungkinan terburuk saling jambak. Hal tersebut dapat mengganggu ketertiban dan ketenangan kelas yang aman tentram dan damai. Itu berarti kelompok 4 dan kelompok 5 lolos.
                Langkah ketiga, mencoba belajar dari pengalaman. Alasan ketidakmampuan bergabung dengan kelompok terdahulu. Kelompok 1 telah menjalankan tugas, kelompok 2 telah mencampakkanku, dan kelompok 3 telah menolak setengah matang. Dengan alasan, kelompok 1 sudah mendapatkan jatah nilai bagi setiap anggotanya sehingga hidup sejahtera, kelompok 2 telah masuk ke dalam orang-orang forgetful  person, dan kelompok 3 beralasan kelebihan anggota. Dilihat dari kelompok 4 dan 5, keduanya belum mendapat jatah nilai dan keduanya memang tidak dikategorikan orang-orang  forgetful person. Sekarang tinggal melihat jumlah anggotanya. Jumlah anggota kelompok 3 adalah 7 ekor. Sedangkan kelompok 4 berjumlah 6 biji atau kelompok 5 berjumlah 7 butir. Jadi, dapat disimpulkan bahwa target kita adalah kelompok 4. Akhirnya, setelah mengalami penyaringan bertubi-tubi didapatlah satu kelompok yang layak. Berbangga hatilah kalian wahai biji-biji kelompok 4!
                Terima kasih! Misi mencari kelompok baru telah selesai. Selanjutnya adalah How For Menyusup To Group 4. Nantikan kisah selanjutnya. Penasaran yaa!! Pliss, write in the table of comment and say “next” or “like”. Muah muah! (trauma titik dua bintang)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

INNER-CHILD

  Hai hari ini aku mau bahas mengenai inner-child atau luka batin. Well, inner-child ini sebenarnya hampir ada di semua orang baik sadar maupun tidak disadari. Tanpa kita sadari inner-child yang belum disembuhkan sangat mempengaruhi kehidupan kita, bagaimana kita bersikap, bagaimana menghadapi masalah, bagaimana hubungan kita dengan orang lain. Jadi apakah penting menyembuhkan inner-child? Menurutku sangat penting. Sama seperti ketika kita terluka, tentu perlu diobati karena jika dibiarkan begitu saja akan terjadi infeksi atau pembengkakan yang justru memberikan akibat yang lebih parah. Menurutku jadi berat bagi kita juga untuk menjalani kehidupan dan karena manusia adalah makhluk social yang berinteraksi dengan orang lain, inner-child yang belum disembuhkan sedikit banyak bisa melukai orang lain. Contoh kecilnya, bagaimana kita mendidik atau berperilaku kepada anak-anak. Orang yang belum sembuh dari inner-childnya cenderung untuk melampiaskan luka batinnya kepada anak tersebut...

PUZZLE SAMA SISI

  Jarum runcing di jam yang melingkar di pergelangan tangan Aira menunjukkan pukul 17.30, bagaskara bersiap-siap untuk berpamitan setelah menunaikan tugasnya hari ini dan bersiap memberi terang pada penduduk Bumi dalam diamnya melalui rembulan. Perjalanan sepulang kerja selalu diwarnai rangkaian besi-besi besar bermuatan wajah kusut penuh peluh. Isi kepala dan lelah daksa membuatnya abai pada indahnya jingga tanda pamitnya sang bagaskara. Benda empuk di tempat bernama rumah serta segarnya alir menjadi damba. Namun, berbeda dengan dua insan yang tengah asik bercengkrama menikmati henti sejenaknya roda empat yang mereka tumpangi akibat sesaknya muatan jalanan. Sekadar bertemu sapa dan bertukar cerita mampu mengisi kembali daya yang terkuras akibat   hampir dua belas jam digunakan untuk bergelut dengan kertas dan layar komputer.   “ kalau salat di rumah keburu gak?” Tanya yang laki-laki. “kayaknya enggak nih, ini masih panjang. Nanti berhenti di masjid depan warteg b...

Laporan Fisika (Arus & Tegangan)

MENGUKUR ARUS DAN TEGANGAN LISTRIK I.                    Tujuan:   Mengetahui cara mengukur arus dan tegangan listrik II.                 Landasan Teori 1.       Hukum Ohm              “ besar kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar berbanding langsung dengan beda potensial antar ujung-ujung penghantar , asalkan suhu penghantar tetap . “                 Hukum ohm menggambarkan bagaimana arus, tegangan, dan tahanan berhubungan.  George ohm menentukan secara eksperimental bahwa jika tegangan yang melewati sebuah tahanan bertambah nilainya maka arusnya juga akan bertambah nilainya. Begitu juga sebaliknya. Hukum ohm dapat dituliskan dalam rumus seb...