Langsung ke konten utama
Serangan tiba-tiba.
Tak tahu harus kunamakan apa. Sebuah post yang membuatku benar-benar tenggelam oleh tangis "memendam cinta itu sakit" ya benar sekali. Tepat sekali. Sakit. Namun hanya itu yang dapat dijalani. Bahkan dipesan, dipendam pasti sakit maka majulah. Maafkan aku yang menghambat langkahmu. Andai tak teringat tetes keringat kedua orang tuaku, ku beranjak dari sini. Terlalu sakit. Tidak. Kamu juga harus ingat jerih payah ibumu. Dia sendiri. Jangan kau anggap remeh semuanya. Hanya karena kita. Rasa kita. Mari menahannya bersama. Walau tanpa kata. Mungkin bagimu, mudah untukku mengabaikanmu. Aku hanya takut terjatuh di hadapanmu. Menangis lemah di bawah kakimu. Kaki ku seakan tak sanggup topang tubuh ringan ini. Jika tak kupaksa beku. Seperti katamu, memendam itu sakit. Maju? Itu keputusanmu. Doamu dikabulkan? Itu keputusan orang tuaku. Sekarang atau nanti. Kamu hebat. Saat lelaki di luar sana tak sanggup jaga diri mereka tuk pendam rasanya, kamu masih bertahan memendamnya. Terima kasih. Menghargai keputusanku. Tidak menambah godaan bagiku. Maaf. Jika aku hanya berlalu tundukkan pandangan. Aku takut. Takut kelemahan dan kerapuhanku terlihat olehmu. Aku takut setan akan berhasil membujuk kita walau hanya lewat tatap. Aku bangga. Kamu lebih baik dari pertama kali kita saling mengenal. Kamu mengubah dirimu sendiri, ingat itu. Bukan aku, tapi dirimu sendiri. Terima kasih, wahai yang terhebat!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Laporan Fisika (Arus & Tegangan)

MENGUKUR ARUS DAN TEGANGAN LISTRIK I.                    Tujuan:   Mengetahui cara mengukur arus dan tegangan listrik II.                 Landasan Teori 1.       Hukum Ohm              “ besar kuat arus yang mengalir dalam suatu penghantar berbanding langsung dengan beda potensial antar ujung-ujung penghantar , asalkan suhu penghantar tetap . “                 Hukum ohm menggambarkan bagaimana arus, tegangan, dan tahanan berhubungan.  George ohm menentukan secara eksperimental bahwa jika tegangan yang melewati sebuah tahanan bertambah nilainya maka arusnya juga akan bertambah nilainya. Begitu juga sebaliknya. Hukum ohm dapat dituliskan dalam rumus seb...

I WANT TO DIE BUT I WANT TO EAT TEOKPOKKI Part 1

Dari: diriku Untuk: diriku   saya minta maaf! *** Sebelumnya saya mau review sedikit tentang buku yang sangat excited saya pesan. Sejujurnya ini kali pertama saya memesan buku secara online , ikut pre-order dan nungguin sampe beberapa puluh hari. Saya benar-benar ingin berterima kasih kepada Baek Se Hee yang telah sangat berbaik hati berbagi kisahnya dan menuliskannya dalam sebuah buku. Awalnya saya mengetahui buku itu karena direkomendasikan oleh boygroup Korea Selatan, BTS tapi pada saat itu hanya ada versi hangeul beberapa lama kemudian saya melihat postingan seorang psikiater yang saya ikuti di twitter dan ia diberi tanggung jawab menuliskan kata pengantar pada buku tersebut. Setelah itu tentu saja saya langsung mencari tahu buku yang sudah diproduksi dalam Bahasa Indonesia tersebut. Melihatnya langsung membuat saya sangat senang, awalnya saya berpikir akan membacanya dalam waktu satu hari saja, nyatanyaaa…buku setebal 236 halaman tersebut harus saya baca berha...

I WANT TO DIE BUT I WANT TO EAT TEOKPOKKI Part 2

Dari: diriku Untuk: diriku saya minta maaf! *** Rasa percaya diri yang rendah. Sungguh penyakit paling mematikan. Rasa percaya diri adalah hal yang paling penting yang dimiliki manusia. Namun bagaimana apabila seseorang memiliki kepercayaan diri yang rendah? Saya sudah menggambarkan di tulisan sebelumnya. Begitulah yang saya hadapi setiap harinya. Perasaan takut, cemas, tidak percaya diri. Ini terdengar gila, semakin seseorang menyukai saya, semakin saya membenci diri saya sendiri. Itulah mengapa saya tak pernah suka terlibat hubungan yang terlalu dalam dengan seseorang baik dari hubungan percintaan hingga pertemanan. Sejujurnya ketika seseorang teman menganggap saya sahabatnya, saudaranya atau sejenisnya itu sedikit mengganggu saya. Apakah saya pantas? Mengapa saya? Mengapa ia begitu menyukai saya? Saya tidak istimewa. Saya biasa-biasa saja. Saya tidak sebaik yang mereka sangka. Dan kemudian hal tersebut malah membuat saya semakin menyudutkan diri saya sendiri. Tapi menurut...