Langsung ke konten utama

Postingan

PASUKAN RUSUH (2nd Verse)

Detik berlari dikejar menit Hari melompat bersama minggu Tahun mengikis ditelan bulan Manusia-manusia culun berjalan menunduk Menatap ngeri pada sang Adikuasa, Hadapi wajah-wajah baru Lusinan pena penuhi lembaran kertas putih Tumpukan yang jejali otak Bulir bening lensa hadapi hal baru Isi kepala meronta tatap adaptasi Juni bergulir menuju Juni berikutnya Kami sekarang adikuasa tingkat II Harap hati tenang, namun K13 hancurkan segalanya Kerusuhan 98 masih bergema Kami, pasukan 98 Rusuh masih berjuang Berjuang melawan ketakberuntungan Pasukan Rusuh jadi Sang Adikuasa Rusuh, seriap tahun tanpa ketenangan Hantu tahunan mulai memangkas jarak Namun, langkah kaki gontai menuju pantai Tak hiraukan butir tanya di penghujung tahun Kini, hantu itu di depan mata Pasukan Rusuhku sadar tak cukup peluru Jaraknya tak sebesar buah anggur lagi Pasukan Rusuh segera ingin menembusnya Walau takut hadapinya Tiga tahun bukan waktu singkat ...

PASUKAN RUSUH

Hari berlari dikejar detik Bulan melompat bersama minggu Tahun melayang pudarkan waktu                 Aku, si manusia culun tak tahu apa-apa                 Kepala menunduk saat sang adikuasa lewat                 Berputar mengitari bangunan demi hindari mereka Tumpukan kertas minta dijamah Sekotak pena lenyap ditelan kertas putih Lembaran yang sesaki otak Kepala siap keluarkan isinya akibat adaptasi                 Sang Maha Adikuasa kini telah pergi                 Berganti dengan Adikuasa yang baru               ...

TRADISI SALAT SUBUH

                Salat subuh. Salah satu salat yang bisa dibilang paling sulit dilakukan tepat waktu. Apa Cuma gue di sini yang ngerasa salat subuh itu kepagian? Eh, maksudnya kesubuhan (yee, namanya juga salat subuh). Apalagi sekarang ini tuh lagi eranya globalisasi. Pada sadar kan kalo sekarang itu mentari yang indah nan menyengat terbit lebih awal dan terbenam lebih lambat dari zaman-zaman dulu? Kata guru kimia gue sih semua itu gegara globalisasi yang semula gue kiranya gara-gara kemarau. Akibatnya, waktu salat yang berdasar matahari pun rada berubah. Salat subuh yang selalu jadi masalah gegara cepet banget sekarang jadi maju setengah jam jadi cepet banget banget maksimal. Yang dulunya telat bangun salat sekarang   malah makin telat.                 Nah! Jaman gue SD sih, jam udah menunjukkan 06.00 itu berarti gue udah tel...

KARENA ADAT

                Saat usia sudah menginjak kepala tiga, maka kamu akan mulai mendengar dengungan-dengungan aneh yang sangat mengganggu. Suara ibu-ibu yang masih memiliki hubungan darah denganmu mulai mendominasi. Sangat berisik.                 “kapan nikah? Usia sudah 30 kamu belum menikah? Kamu tentu tidak mau jadi perjaka tua kan? Kapan nikah? Kapan nikah?”                 Walau mereka sudah lenyap dari pandanganku namun suara mereka masih terus terdengar. Meninggalkan gema di telinga. “kapan nikah?” Tanpa mereka ketahui, pertanyaan itu juga menari-nari dalam kepalaku. Bertanya pada diriku sendiri apakah sesulit itu bertemu jodoh? Apakah berbulan-bulan di laut membuat jodohku lari takut diserang hiu? Usia 31 bukanlah usia lelaki sepertiku masih send...