Aku 14 tahun, berjenis kelamin perempuan, seharusnya sudah sekolah menengah pertama namun kandas di tengah jalan. Aku harus botak dan berada di meja operasi berkali-kali. Pingsan berkali-kali, mimisan berkali-kali, kepala terasa ingin meledak sesekali, atmosfir sekolah tidak cocok untukku. Padahal aku suka punya banyak teman. Aku senang agamaku mengajarkan untuk berhijab maka takkan ada yang melihat kepala plontosku. Aku menatap ibu yang berlalu lalang di samping ranjangku. “tunggu sebentar. Aku kan sudah bilang anakku sedang sakit. Nanti aku menyusul ke kantor. Tolong mengertilah” Kemudian dia mematikan telponnya dan mulai mendekatiku, “sayang, kamu sudah baik-baik saja?”tanya ibu khawatir. ...
"Don't forget to turn on the light"Albus D.